Oktober 2012

7/10/12 – Broken Heart

Aku ingat temanku pernah bilang, “Menurutku, Saraf itu berat. Aku nggak bisa tahan lihat orang yang lama nggak sadar, atau pulang dengan kecacatan. It breaks my heart..
Yep. Walopun enggan buat diakui, pasien-pasien Saraf memang lumayan sering bikin “broken heart”.
Ada saatnya tiba-tiba bertanya pada diri sendiri, “Penyakit ini tidak bisa diobati, kondisi ini ireversibel. Jadi, kenapa dokter harus susah-susah belajar? Kenapa harus care sebegitunya kalo merawat pasien? Ending semua manusia itu mati.” Terakhir aku bertanya seperti ini hanya beberapa hari yang lalu.
Waktu kehilangan pasien, jadi dihantui pertanyaan, “Apa kalo aku bertindak ini atau itu kondisinya akan berbeda?” Sebenarnya, berpikir begitu sangat melelahkan & menyakitkan. Apa perawatan yang ‘sempurna’ itu ada dan bisa kita berikan? Atau, seumur hidup jadi dokter bakal ngerasa seperti ini setiap kehilangan? Tapi, bagaimana lagi cara dokter ‘menghargai’ kematian dan penderitaan pasien selain ‘belajar’ darinya? Jadi, biar saja merasa sakit. Biar saja, supaya selalu ingat, supaya cukup sekali belajar!
Ya, memang ada penyakit yang belum bisa diobati, ada kondisi yang ireversibel karena keterbatasan medis, mungkin tidak akan ada perawatan medis yang sempurna, ada waktunya kita hanya ‘menunggu’, tapi ada juga saatnya kita harus agresif, dan memang kematian itu ending manusia yang nggak terhindarkan. Tapi—ternyata saya pembelajar yang cukup bebal yang harus beberapa kali kehilangan untuk ingat jawabannya—Jadi dokter itu pasti menyesal kalo tidak melakukan yang terbaik bagi pasiennya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: